Ngaji “Njagong Emperan” di Adiwerna, Gus Barok Ajak Jamaah Menata Iman dan Akhlak

Oleh admin 31 Jan 2026, 04:11 WIB 26 Views

informasiphatas.id || Tegal, Jawa Tengah — Sohibul bait Bp. Amir bersama keluarga besar dan seluruh karyawan UD. Putri Berkah Jaya kembali menggelar kegiatan ngaji bareng “Njagong Emperan” yang rutin dilaksanakan sebulan sekali. Kegiatan kali ini berlangsung pada Selasa, 16 Desember 2025, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Jl. Kembang 2, Kejiwan, Tembok Luwung, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Ngaji bareng tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Tausiyah disampaikan oleh Gus Barok, yang mengulas berbagai nasihat penting dari ulama besar Nusantara, Syekh Nawawi al-Bantani, terkait akhlak, keimanan, serta pengelolaan waktu bagi seorang muslim.

Dalam ceramahnya, Gus Barok menjelaskan tentang empat amal yang paling sulit dilakukan, namun memiliki nilai yang tinggi di sisi Allah SWT. Keempat amal tersebut adalah memaafkan saat marah, bersikap dermawan ketika kondisi ekonomi sulit, menjaga diri dari perbuatan tercela saat sendirian, serta berani berkata benar kepada orang yang ditakuti atau pihak yang diharapkan kebaikannya.

Gus Barok juga mengutip sabda Rasulullah ﷺ yang menyebutkan bahwa siapa pun yang mampu menahan amarahnya, maka Allah SWT akan menahan azab-Nya. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa orang yang mampu menahan marah, berlapang dada, berbuat kebaikan, menyambung silaturahmi, serta menunaikan amanah, kelak akan dimasukkan Allah ke dalam cahaya-Nya yang agung pada hari kiamat.

Selain itu, Gus Barok menyampaikan atsar tentang empat waktu penting bagi orang berakal, sebagaimana yang diwahyukan Allah SWT kepada Nabi Daud AS. Empat waktu tersebut meliputi waktu bermunajat kepada Allah SWT, waktu untuk introspeksi diri atau muhasabah, waktu bersilaturahmi dengan saudara-saudara yang jujur, serta waktu untuk melepaskan diri dari kesenangan duniawi meskipun bersifat halal.

Tak hanya itu, jamaah juga diajak memahami hikmah empat perkara baik dan empat perkara lain yang lebih baik. Di antaranya adalah rasa malu pada laki-laki yang baik namun lebih baik jika dimiliki perempuan, keadilan yang baik bagi siapa pun namun lebih utama jika dimiliki pemimpin, tobat orang tua yang baik namun lebih baik jika dilakukan sejak muda, serta kedermawanan orang kaya yang baik namun lebih utama jika dilakukan oleh orang fakir dalam keterbatasan.

Menurut Gus Barok, nilai suatu amal tidak hanya dilihat dari bentuknya, tetapi juga dari beratnya perjuangan, kondisi pelaku, serta keikhlasan hati. Amal yang dilakukan dalam keterbatasan justru memiliki nilai yang lebih besar di sisi Allah SWT.

Melalui kegiatan Ngaji Bareng “Njagong Emperan”, jamaah diharapkan mampu meningkatkan kualitas keimanan dan akhlak, serta menata kehidupan dengan seimbang antara ibadah, muhasabah diri, hubungan sosial, dan aktivitas duniawi. Kegiatan ini juga diharapkan terus menjadi sarana pembinaan rohani dan penguat kebersamaan bagi keluarga besar UD. Putri Berkah Jaya serta masyarakat sekitar.

Editor : Red

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.